Lirih ku

Ya rabb..
Jari kecilku tak mampu menunjukkan
Jumlah waktu yang telah kulewati
Sisa waktu yang masih kau sediakan dimuka,
untuk bertahan
:Terasa lama.. dan akan sangat lama..

Ya rabb..
Asa ku lenyap dilumat kesetiaan
Kehampaan mendekati kesendirian ku
Nalar ku tercabik-cabik oleh rasa
:Terasa perih..sangat perih..

Ya rabb..
Hati ku letih
Mata ku sembab
Langkah kaki ku lelah menapak
Waktu ku,
:Terasa berhenti..dan enggan melangkah

Ya rabb..
Kejenuhan berkecamuk di diriku
Menuntut nalarku hidup kembali
Menuntut logikaku tidak tumpul
Menuntut kesadaranku pulih
:Terasa menyesakkan..sangat menyesakkan

Ya rabb..
Ku ingin teriak hingga pekak telinga
Ku ingin jawabanmu untuk apa meniupkan rasa indah ini
Untuk apa kau ijinkan masa kami jika harus berujung seperti ini
:Terasa membingungkan.. sangat membingungkan

Ya rabb..
Ku mohon jangan abaikan
Jangan kau tinggalkan
Ku tak sanggup melaluinya sendiri
Ku melemah,
dalam keputus-asaan
:Terasa aroma kematian ku..

Ya rabb..
Beri aku bintang baru
Beri aku bintang
Beri aku..
walaupun..
:Terasa tanpa rasa..


-15 November 2008-

Posted in Intermezzo.

Leave a Reply