Kenangan & Kini

Cintaku… Masih kuingat…
Disudut matamu bergayut airmata kegetiran,
Kepiluan dan kegelisahan dihatimu akan ku
Tanda tanya besar yg menggeliat dibenakmu
Saat ku goreskan setitik kehidupan
Yang harus ditapaki karena sebuah keputusan..

Cintaku… Masih kuingat..
Tanganmu meraih ketakutanku
Langkah kakimu menghampiri kesendirianku
Kau sibakkan mesra sejumput daun kering di rambutku
Kau tak ijinkan jeram air menarik tubuhku menjauh
dan terik matahari memanggangku
Saat pendar-pendar cinta merayap perlahan di bulatnya udara yang mengapung

Cintaku… Masih kuingat…
Untaian kalimat ragu yang tersampaikan
diheningnya malam, jelas kutangkap
Kasih sayang.. Kepedulian..
Hatiku bergemuruh
Kau tatap hangat kebingungan yang terpancar
Rengkuhanmu mendamaikan deburan2 jantungku
Kunikmati berlalunya waktu
Terdiam.. Tanpa suara..

Cintaku.. Kini..
Kuingin tenggelam dalam warnamu
Membenamkan semua hasrat pada keinginan bersama
Tujuan bersama
Nilai-nilai bersama
Kuingin kau berada di sisiku
Membuat cemburu mereka di luar sana
Dengan kemesraan kita bak sepasang merpati yang sedang bercumbu
Dengan kemanjaanku laksana adik pada sang kakak
Dengan kebijaksanaan dan kedewasaanmu, calon imamku

Cintaku.. Kini…
Memohonlah pada sang Penguasa
Sampaikan keinginan suci kita
Sebuah ikatan yang halal..
Bujuk dan rayulah sang Pemilik cinta
Bisikkan dengan ikhlas gelora cinta kita
Semata-mata untuk menggapai Cinta-Nya
Mengibalah pada sang Pengubah Ketentuan
Ucapkan dengan tulus harapan kita
Bahwa kau adalah sang surya yang datang dari surgawi untuk menghangatkanku
Bahwa aku adalah angin yang berhembus dari nirwana untuk mendamaikanmu
Jangan pernah lelah..!
Jangan pernah berhenti..!

Ku rindu datangnya masa itu..
Ku rindu … Sangat

-14 Februari 09-

Posted in Intermezzo.

Leave a Reply