Asa sang Kertas

Ku hanya sebuah kertas yang tdk kosong
Beberapa coretan berkesan indah
Beberapa berkesan buruk
Tapi itu semua yang membuat diriku bernilai..
Berapa nilaiku ??
Entahlah..biarkan si empunya manusia yang menilai..!!

Ku serahkan diriku padamu
Kau bisa perlakukan diriku sekehendakmu.. Tidak Bohong!!
Aku pasrah…aku ikhlas…

Pada bagian-bagian yang kosong
Coretanmu bisa kau tambahkan
Pada bagian yang telah terisi
Kau bisa mempelajarinya..
Menghapusnya..mengubahnya..
Bahkan menutupnya dengan coretan barumu..

Tapi maaf.. terlihat beberapa bagian yang beda teksturnya..yg kau tidak bisa mencoretnya
Tidak bisa mengubahnya
karena
Terlindung plastik kehidupan-Nya
Itu, adalah bagian diriku yang menjadi identitas keberadaanku..
Itu, menjadi ciriku yang unik..
Itu, yang ingin ku sharing..
Maaf, sekedar melihat tidak bisa kau sentuh !!

Jika coretanmu melukaiku
Karena tajamnya pena yang kau gunakan..atau
Karena terburu-buru menggerakkan pena..atau
Karena beratnya kualitas tinta pada pena
Maka..tolong sembuhkanlah..

Jika kau abaikan luka itu
Aku takut lubangnya semakin membesar
Aku khawatir diriku musnah.. terlumat luka
Dan aku makin enggan menjadi media coretanmu
Jadi jangan abaikan..jangan kau abaikan..!!

Ku berharap…
kau bisa mengisiku dengan coretan-coretan sarat makna,
yang terarah karena kebijaksanaan dan kedewasaanmu,
yang terbimbing dengan ILMU-NYA

Posted in Intermezzo.

Leave a Reply