Big Data

Big Data, Tren yang sedang berkembang dizaman sekarang. Tetapi taukah anda apa arti dari Big Data tersebut? Sebelum itu marilah kita lihat sejarah yang berjalan dibalik munculnya tren dari Big data tersebut. Sebenarnya Big Data sudah ada sejak dahulu. Dimana terjadinya ledakan informasi dari mulai era informasi dimulai. Perkembangan volume dan jenis data yang terus meningkat secara berlipat-lipat dalam dunia maya Internet semenjak kelahirannya adalah fakta yang tak dapat dipungkiri. Mulai data yang hanya berupa teks, gambar atau foto, lalu data berupa video hingga data yang berasal system pengindraan. Tetapi Big Data tersebut baru berkembang sekarang. Hingga saat ini pengertian resmi dari Big Data itu masih belum ada. Namun demikian, latar belakang dari munculnya istilah ini adalah fakta yang menunjukkan bahwa pertumbuhan data yang terus berlipat ganda dari waktu ke waktu telah melampaui batas kemampuan media penyimpanan maupun sistem database yang ada saat ini.
McKinseyGlobal Institute (MGI), dalam laporannya yang dirilis pada Mei 2011, mendefinisikan bahwa big data adalah data yang sudah sangat sulit untuk dikoleksi, disimpan, dikelola maupun dianalisa dengan menggunakan sistem database biasa karena volumenya yang terus berlipat. Tentu saja definisi ini masih sangat relatif, tidak mendeskripsikan secara eksplisit sebesar apa big data itu.  Tetapi, untuk saat sekarang ini, data dengan volume puluhan terabyte hingga beberapa petabyte kelihatannya dapat memenuhi definis MGI tersebut.
Jadi, yang dimaksud dengan ‘big data’ bukanlah semata-mata hanya soal ukuran, bukan hanya tentang data yang berukuran raksasa. Big data adalah data berukuran raksasa yang volumenya terus bertambah, terdiri dari berbagai jenis atau varietas data, terbentuk secara terus menerus dengan kecepatan tertentu dan harus diproses dengan kecepatan tertentu pula. Momen awal ketenaran istilah ‘big data’ adalah kesuksesan Google dalam memberdayakan ‘big data’ dengan menggunakan teknologi canggihnya yang disebut Bigtable beserta teknologi-teknologi pendukungnya. Akan tetapi faktor penghambat perkembangan Big Data ini adalah minimnya informasi tentang hal yang ingin diketahu sehingga membutuhkan waktu yang panjang juga membutuhkan sumberdaya yang jauh lebih banyak lagi.

Posted in Headlines.

Leave a Reply